ReviewReviewReviewReviewReviewMeet the RobinsonsApr 12, '07 5:07 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Animation
Karena bang J kudu ngantor long weekend kemarin, rencana untuk pergi ke luar kota batal. Akhirnya untuk ngobatin kecewa, aku ajak aa dan abang sepupunya nonton di Kelapa Gading. Sebelumnya udah cek di detik.com kalau Mr. Bean main di Kelapa Gading. Dengan yakinnya begitu datang, kita langsung cari 21. Begitu sampai koq Mr. Bean masih dipasang “akan datang”.....waktu ditanya si Mba bilang belum tau kapan main.

Udah tanggung dan kebetulan pas jam main teater 2 yang memutar “Meet the Robinsons”, aku bujuk aa untuk nonton. Aa setuju dengan perjanjian tetap akan menonton Mr. Bean kalau sudah diputar.

Film dimulai dengan sesosok perempuan menggendong bayi...udah dapat ditebak kalau bayi itu kemudian diletakkan di pintu rumah yatim piatu. Beberapa tahun kemudian (setting berubah) ada seorang anak yang sibuk mengerjakan sesuatu (Lewis) sedangkan di dekatnya ada seorang anak lain dengan baju baseball asyik bercerita tanpa peduli kesibukan temannya (Goob). Lewis hari itu harus menghadapi interview dengan calon orang tua yang akan mengadopsinya tapi apa mau dikata ternyata gagal dan kacau.

Karena kecewa berat tidak ada orang tua yang mau mengadopsi padahal sudah 124 kali interview.....Lewis berpikir orang yang mau menerima dia apa adanya mungkin ibunya sendiri. Masalahnya tidak ada seorang pun yang pernah melihat wajah si ibu kecuali Lewis saat bayi. Dari sini Lewis mendapat ide untuk membuat alat yang dapat memindai memori....dirinya yakin kenangan wajah ibunya masih tersimpan di dalam memori otaknya.

Dengan segala usaha si Lewis berhasil membuat alat tersebut dan membawanya ke “science fair” di sekolahnya. Disini mulai petualangan si Lewis yang bertemu dengan Wilbur dan Bowler Hat Man (pria bertopi bundar)...yang ternyata berasal dari masa depan. Singkat cerita saat diminta untuk memperbaiki mesin waktu yang rusak, Lewis meminta Wilbur untuk membawanya ke masa saat ibunya meletakkan dirinya di depan pintu rumah yatim piatu.

Di penghujung film setelah urusan kekacauan di masa depan telah ditangani....Wilbur yang ternyata adalah anak Lewis di masa depan menepati janjinya untuk membawa Lewis kembali ke masa saat ibunya datang ke rumah yatim piatu. Lewis menghadapi dilema.....apakah dia mau merubah masa depan yang telah dilihatnya karena bayang-bayang masa lalunya yang ditinggalkan ibunya?

Mungkin karena terlalu banyak membaca buku dan menonton film science fiction, membuatku ingin memiliki mesin waktu dan kembali ke masa SMA. Bukan karena kata orang masa SMA adalah masa yang indah...itu juga sih tapi yang paling ingin aku perbaiki adalah nilai-nilaiku yang jelek. Selain itu pingin rajin belajar biar bisa diterima UMPTN.

Setelah melihat film ini aku jadi berpikir kalau aku diberi kesempatan seperti Lewis kembali ke masa SMA, apakah aku mau merubah jalan hidupku saat ini? Bila aku bisa belajar lebih giat saat SMA mungkin aku bisa diterima di jurusan yang aku mau dan memiliki karir yang bagus. Tapi apakah aku tetap akan bertemu dengan pujaan hatiku dan memiliki 2 malaikat kecil seperti sekarang?

Sepertinya bila kesempatan itu datang, aku pun akan berbuat seperti Lewis yaitu dengan tidak mengambil kesempatan itu (Lewis ingin melihat wajah ibunya dan bermaksud mencarinya). Bukan karena kehidupanku saat ini sudah berlebihan tapi apa yang aku punyai saat ini adalah yang terbaik untukku...mempunyai suami yang bertanggung jawab, anak-anak yang sehat dan pintar, pekerjaan yang bagus (walaupun sering bermasalah dengan bos hehehe) dan teman-teman yang baik.

Seperti yang selalu diucapkan oleh Cornelius Robinsons (nama Lewis setelah diadopsi oleh keluarga Robinsons)....KEEP MOVING FORWARD.


*) Sssssst.....ternyata oh ternyata waktu selesai nonton baru ngeh kalau yang aku liat di internet itu Kelapa Gading XXI bukan Kelapa Gading 21.....hahahaha ternyata XXI itu ga bisa dibaca “21”. Emang sih lokasinya juga beda.......2-2nya ada di ujung mal Kelapa Gading, ujung utara dan selatan. Akhirnya besoknya kita balik lagi untuk nonton Mr. Bean di Kelapa Gading XXI.

dianps wrote on Apr 13, '07
jadi ibunya siapa mbak etie ? penasaran nih .. hi..hi..
siera2505 wrote on Apr 13, '07
dianps said
jadi ibunya siapa mbak etie ? penasaran nih .. hi..hi..
Lewis kan gak mau ambil kesempatan untuk liat...dia (invisible) cm ngintip dibalik tembok pagar waktu ibunya datang. Kebetulan si ibu jg pake mantel bertopi (capuchon) jadi ngak keliatan mukanya.
dianabagus wrote on Apr 13, '07
Anakku ampek berkaca-kaca nonton ini....Kesempatan buat ngasih tau, "Tuh Lewis mau ketemu ibuknya aja mesti susah payah. Mas Rayhan ada ibu di rumah, ditungguin tiap hari. Makanya yang baik ama ibuk..."
siera2505 wrote on Apr 13, '07
Anakku ampek berkaca-kaca nonton ini....Kesempatan buat ngasih tau, "Tuh Lewis mau ketemu ibuknya aja mesti susah payah. Mas Rayhan ada ibu di rumah, ditungguin tiap hari. Makanya yang baik ama ibuk..."
jadi terharu Mba....soalnya si aa biasa aja tuh ekspresinya nonton film ini.
estihkw wrote on Apr 14, '07
Aku juga ikutan nonton film ini sama Dita. Memang ada pesan moralnya dari cerita film tsb.
Add a Comment
How would you rate this movie? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.